Selasa, 20 Agustus 2024

VLOG

 VLOG


Vlog merupakan pengembangan dari blog.Jika blog lebih mengarah untuk membaca konten, vlog merupakan blog yang dikemas dalam bentuk video .Istilah vlog berasal dari video blogging yang artinya membuat blog dalam format video .Vlog mulai marak saat ponsel berkamera mulai berkembang,khususnya pada bagian kamera depan. Untuk membuat vlog ,kalian harus memiliki alat untuk merekam video seperti smartphone.Untuk hasil yang maksimal,kalian dapat menggunakan aplikasi untuk melakukan editing video.Contoh aplikasi editing video yang bersifat open source ialah openshoot. Aplikasi ini dapat diunduh di https://www.openshoot.org/ (Gambar 3.11).

Sebagaimana layaknya blog, vlog dapat dipublikasikan kepada semua orang.Layanan yang dapat digunakan untuk mempublikasikan vlog yang telah dibuat salah satunya adalah Youtube. Awalnya,Youtube adalah sebuah perusahaan kecil dengan layanan streaming video yang akhirnya diakuisisi oleh Google. Selain sebagai layanan untuk mempublikasikan vlog, Youtube juga menyediakan tutorial untuk belajar membuat konten video di Youtube Creator Academy (Gambar 3.12)
 
1. Merekam Video
Jika blog dibuat dengan cara ditulis menggunakan aplikasi pengolah kata,vlog dibuat dengan melakukan rekaman video. Kalian dapat merekam video dengan mudah menggunakan gawai yang kalian miliki seperti dengan menggunakan smartphone .Kalian dapat melakukan perekaman dengan kamera depan maupun kamera belakang.Untuk merekam video menggunakan smartohone , perhatikan hal berikut.

a. Ketahui Posisi Mikrofon di Smartphone
Sebelum mengambil gambar, pastoikan posisi mikrofon di smartphone yang digunakan. Jangan sampaimikrofon tertutup oleh jari kalian. Jangan sampai kualitas gambar yang baik tak didukung dengan audio yang mumpuni sehingga hasil video keseluruhan tak cukup memuaskan dan harus melakukan pengambilan ulang rekaman.

b. Gunakan Dua Tangan
Kalian dapat  menggunakan dua tangan untuk mengambil gambar . Hal ini akan meningkatkan stabilitas saat pengambilan gambar . Cara ini dapat meminimalisir kejadian-kejadian seperti transisi yang kasar atau tiba-tiba serta pengambilan gambar yang bergetar. 

c. Hindari Pemakaian Fitur Zoom Digital
Agar mendapatkan kualitas gambar yang tidak kabur , hindari penggunaan zoom digital. Fitur zoom digital adalah memperbesar tangkapan gambar dengan melakukan pinch out pada layar ponsel. Dekati objek yang ingin direkam adalah langkah terbaik ketika mengambil gambar dengan menggunakan zoom normal. Pastikan smartphone tetap berada dalam kondisi stabil agar hasil tangkapan gambar tetap sempurna.

d . Pilih Lokasi Dengan Kontras yang Tak Terlalu Tinggi 
Selalu perhatikan kondisi cahaya saat akan mengambil rekaman . Hasil rekaman tidak akan maksimal apabila percahayaan terlalu terang atau gelap.Posisikan diri di tempat dengan kontras yang tak begitu tinggi . Perhatikan bahwa posisi sumber cahaya sangat mempengaruhi hasil rekaman . 

 e. Latihan Pengambilan Gambar 
Tahap yang perlu diulang-ulang ialah tahap berlatih mengambil gambar. Makin sering mengambil gambar dan mendiskusikan hasilnya dengan teman kalian , akan semakin banyak pelajaran yang dapat kalian ambil . Kalian alkan mendapatkan transisi yang lebih halus , gambar yang lebih stabil, dan percahayaan yang baik jika sering berlatih melakukan pengambilan gambar.